**Malam Ngentot Gila di Apartemen Mewah**

**Malam Ngentot Gila di Apartemen Mewah**
Malam itu hujan deras mengguyur Jakarta, tapi di dalam apartemen lantai 25 milik Reza, udara justru panas membara. Reza, pria 29 tahun bertubuh atletis dengan kontol sepanjang 18 sentimeter yang selalu siap tempur, sudah menunggu kekasih gelapnya, Lina, sejak sore. Lina, 24 tahun, adalah sekretaris kantor yang tubuhnya bikin gila: tetek gede ukuran 36D yang selalu bergoyang-goyang, pinggang ramping, dan memek mulus yang selalu basah setiap melihat Reza.

Pintu apartemen terbuka. Lina masuk dengan mantel trench coat hitam. Begitu pintu tertutup, dia langsung melepas mantel itu. Di bawahnya hanya ada bra hitam tipis dan celana dalam string yang sudah basah di bagian selangkangan. Putingnya sudah menonjol keras menusuk kain bra.

“Kontolmu udah ngaceng belum, Bang?” tanya Lina dengan suara mesum sambil menggigit bibir bawahnya.

Reza tidak menjawab dengan kata. Dia langsung maju, mencengkeram rambut Lina dan menariknya kasar untuk ciuman ganas. Lidah mereka saling menyodok, air liur menetes ke dagu. Tangan Reza merobek bra Lina hingga kedua tetek montoknya melompat bebas. Dia langsung menangkap kedua tetek itu, meremasnya kuat-kuat hingga jari-jarinya tenggelam di daging tetek yang lembut dan kenyal.

“Aduh… remas tetekku lebih keras, Bang… suka banget tetekku diremas kasar,” desah Lina.

Reza menunduk, mengisap puting Lina dengan rakus. Dia menggigit, menjilat, menghisap sampai putingnya memerah dan basah oleh air liur. Lina mengerang seperti jalang, tangannya turun ke celana Reza, membuka resleting dan mengeluarkan kontol besar yang sudah berdiri tegak, urat-uratnya menonjol, kepala kontolnya mengkilap oleh precum yang terus keluar.

Lina langsung berlutut seperti pelacur haus kontol. Dia menatap kontol itu dengan mata penuh nafsu, lalu menjulurkan lidahnya yang panjang. Mulai dari bawah zakar, dia menjilat pelan sampai ke kepala kontol, mengecap setiap urat. Kemudian dia membuka mulutnya lebar-lebar dan menyedot kontol Reza sampai masuk separuh.

“Gluk… gluk… gluk…” suara hisapan memenuhi ruangan.

Reza memegang kepala Lina dan mulai menggoyang pinggulnya, mengentot mulut kekasihnya dengan kasar. Air liur Lina menetes deras ke lantai, matanya berkaca-kaca tapi dia tidak mundur. Kontol Reza menghantam tenggorokannya berulang kali.

“Enak ngemut kontolku ya, Jalang? Hisap lebih dalam, masukin sampai ke tenggorokanmu!”

Lina hanya bisa mendengung sambil terus mengisap. Tangan kanannya memegang zakar Reza yang basah, mengocoknya cepat sambil mulutnya bekerja di kepala kontol.

Tak tahan lagi, Reza mengangkat tubuh Lina dan melemparnya ke sofa besar. Dia merobek celana dalam string itu hingga robek, lalu membuka lebar paha Lina. Memek Lina sudah banjir. Bibir memeknya yang tebal dan merah muda mengkilat oleh cairan cinta yang kental. Klitorisnya sudah membesar seperti kacang.

Reza langsung menempelkan wajahnya ke memek itu. Lidahnya menjilat dari lubang anus sampai klitoris dengan satu sapuan panjang. Lina menjerit kenikmatan.

“Aaahhh… jilatin memekku… ya Tuhan… lidahmu enak banget!”

Reza mengisap klitoris Lina sambil memasukkan dua jari ke lubang memek yang sempit dan panas. Dia mengaduk-aduknya kasar, mencari titik G Lina. Cairan memek squirt sedikit keluar setiap jarinya keluar masuk. Lina menggoyang pinggulnya, menindih wajah Reza dengan memeknya yang basah.

“Masukin kontolmu sekarang… aku mau ngentot… kontolmu yang gede… cepat!”

Reza berdiri, mengangkat kedua kaki Lina ke bahunya, lalu mengarahkan kepala kontolnya yang besar ke lubang memek yang sudah menganga. Dengan satu dorongan kuat, setengah kontolnya masuk.

“AAAKKKHHH!! Besar banget… memekku robek rasanya!” jerit Lina.

Reza tidak peduli. Dia mendorong lagi hingga seluruh kontolnya tenggelam sampai pangkal di dalam memek Lina. Lalu dia mulai mengentot dengan ritme brutal. Suara “plok plok plok plok” memenuhi ruangan bercampur dengan jeritan Lina dan erangan Reza.

“Memekmu sempit banget… ngemut kontolku kuat sekali… enak banget ngentot memekmu, Lin!”

Lina matanya melotot keenakan. Air liurnya menetes dari sudut mulut. Setiap kali kontol Reza menghantam dasar memeknya, tubuh Lina kejang.

“Entot aku lebih keras! Jadikan aku pelacurmu malam ini! Kontol… kontol… kontolmu bikin memekku hancur!”

Reza membalik tubuh Lina ke posisi doggy. Pantat bulat Lina yang mulus terangkat tinggi. Dia mencengkeram pinggul Lina dan mengentot dari belakang seperti anjing. Kontolnya keluar masuk begitu cepat, bola zakarnya menampar klitoris Lina setiap dorongan. Lina menjerit-jerit tanpa henti.

Reza menampar pantat Lina keras hingga memerah. “Goyang pantatmu, Jalang! Goyang sendiri!”

Lina menggoyang pantatnya liar, memutar memeknya di kontol Reza. Cairan memeknya muncrat-muncrat setiap kontol masuk.

Mereka pindah ke kamar tidur. Kali ini Reza berbaring, Lina naik ke atas. Dia menggenggam kontol Reza yang licin oleh cairan memeknya sendiri, lalu menurunkan tubuhnya perlahan hingga kontol itu menghilang total di dalam memeknya. Lina mulai naik turun dengan liar. Teteknya yang besar bergoyang-goyang hebat.

Reza meremas tetek itu sambil mencubit putingnya. “Ride my cock, you dirty slut! Naik turun lebih cepat!”

Lina menjerit orgasme pertama. Memeknya berdenyut-denyut hebat, menyemprot cairan panas membasahi perut Reza. Tapi dia tidak berhenti. Dia terus menggoyang pinggulnya seperti mesin seks.

Reza akhirnya tidak tahan. Dia membalik lagi Lina ke posisi missionary, mengait kedua kakinya ke bahu, dan mengentot dengan kecepatan maksimal. Kontolnya menghantam memek Lina begitu dalam sampai rahimnya.

“Aku mau keluar… mau nembak di dalam!” erang Reza.

“TemBak di dalam! Isi memekku dengan sperma panasmu! Buat aku hamil kalau perlu! Aku milik kontolmu!”

Dengan dorongan terakhir yang sangat dalam, Reza meledak. Sperma kental dan panas menyembur deras ke dalam rahim Lina. Jet demi jet, banyak sekali sampai memek Lina penuh dan kelebihan sperma keluar di sela-sela kontol yang masih tertanam.

Mereka berdua terengah-engah. Kontol Reza masih berdenyut di dalam memek Lina yang penuh sperma. Lina tersenyum mesum, tangannya mengelus kontol Reza yang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Blogroll Instan 10 Website SEO Aktif – Tingkatkan Peringkat Blog Seketika!

Jasa Backlink Blogroll Murah – 8 Blog Aktif Hanya 80rb